/ Tips & Trick /

Tips Naik Gunung Agar Tidak Terasa Berat

Siapa nih yang mau naik gunung untuk pertama kalinya? Sendirian atau bareng-bareng, jalan mandiri atau ikutan open trip, naik gunung itu membutuhkan persiapan yang lebih banyak daripada jalan-jalan biasanya. Ini karena kamu akan berhadapan dengan alam dan jauh dari peradaban. Jadi, semua perlengkapan harus disiapkan oleh kamu sendiri atau minimal temen-temen satu rombongan.

Salah satu hal krusial yang harus kamu persiapkan adalah backpack atau carrier (keril). Sebaiknya kamu cuma bawa 1 backpack supaya nggak mengganggu mobilitasmu di dalam pendakian. Maka dari itu, kamu harus tahu ukuran backpack yang sesuai sama kebutuhan kamu. Apakah cukup dengan backpack 60L, atau harus 90L? Semakin lama masa pendakian, maka semakin besar kapasitas backpack yang dibutuhkan. Untuk pendakian singkat 2-3 hari, biasanya cukup dengan backpack ukuran 60L.

Seluruh perlengkapan harus dimasukkan ke dalam backpack. Kamu harus menatanya dengan tepat supaya backpack nggak terasa berat selama pendakian. Beban yang terasa terlalu berat akan menghambat perjalanan kamu. Lalu bagaimana caranya?

1. Pertama-Tama, Pilih Backpack Berkualitas

IMG_7836-2-copy
Photo by Author

Kamu nggak bisa bermain-main dengan kualitas kalau kamu mau keamanan dan kenyamananmu selama pendakian terjamin. Pilih merek-merek berkualitas seperti Eiger, Rei, Consina, Deuter, Naturehike, The North Face, dan Jack Wolfskin, supaya ranselmu nggak cepat rusak. Selain itu, backpack keluaran merek-merek di atas juga punya shoulder strap dan hip belt dari bahan yang nyaman sehingga bahumu nggak terasa sakit. Bahu dan pinggang yang prima bakal lebih kuat memanggul beban berat. Kamu nggak naik gunung sama Dilan soalnya.

2. Pilah Barang yang Akan Kamu Bawa

alexander-andrews-247193-unsplash-copy
Photo by Alexander Andrews / Unsplash

Jangan sampai ranselmu kelebihan beban karena kebanyakan isi. Pilah benda-benda yang memang kamu butuhkan selama pendakian. Laptop, kosmetik (kecuali sunblock), dan buku-buku bacaan rasanya nggak perlu kamu bawa. Utamakan space untuk pakaian, makanan, air mineral, dan perlengkapan mendaki. Nggak perlu bawa minuman-minuman berasa (kecuali susu), cukup air mineral. Selain bikin backpack tambah berat, minuman manis juga nggak ada faedahnya. Yang ada kamu malah makin cepet haus.

Pilih perlengkapan mandi dan tissue dengan ukuran kecil, misalnya ukuran 100 ml atau kurang dari itu. Kalau perlu, kamu bisa sharing sama temen kamu, yaitu untuk sabun cair, shampo, dan pasta gigi.

3. Gulung Pakaianmu

Rolling-Clothes-copy
Photo by BOGEAR

Ada 3 macam pakaian yang sebaiknya kamu bawa dalam pendakian, dikenal dengan istilah layering system. Lapis pertama adalah pakaian base layer yang bersinggungan langsung dengan kulit. Fungsinya adalah untuk mengatur kelembaban tubuh. Bahan katun memang ringan dan menyerap keringat, tapi nggak mampu menguapkannya. Pilihlah pakaian berbahan polyester. Kalau udah malem dan suhu anjlok ke angka belasan derajat Celcius (bahkan di bawah 10°), saatnya kamu pakai pakaian insulating layer yang fungsinya menjaga kehangatan tubuh kamu. Pakailah sweater bulu angsa atau jaket fleece (dikenal dengan nama jaket polar). Lapis ketiga, shell layer, cuma perlu digunakan kalau kamu mendaki gunung yang tinggi (di atas 3.000 mdpl) atau dengan cuaca ekstrim. Contoh outfit ini adalah jaket wind-breaker waterproof yang melindungi kamu dari angin dan air.

Gulung seluruh pakaianmu ke dalam backpack. Dengan digulung, pakaian jadi lebih mudah dan fleksibel untuk ditata. Kalau backpack-mu nggak anti air, kamu perlu membungkus seluruh pakaian (dan beberapa benda rentan air lainnya) dengan kantung plastik.

Hindari membawa pakaian berbahan jins atau kulit! Selain berat, pakaian berbahan jins juga nggak punya sirkulasi udara & air yang baik.

4. Mulailah Dari Benda-Benda Paling Ringan

foto-5-tips-packing-naik-gunung-agar-tidak-terasa-berat
Photo by Author

Beberapa orang terbiasa memasukkan benda-benda berat lebih dulu ke dalam ransel. Cara packing yang satu ini justru membuat backpack kamu terasa berat. Benda-benda paling ringanlah yang paling cocok kamu tempatkan di dasar backpack, seperti: sleeping bag, baju, peralatan mandi.

Tempatkan benda-benda yang terasa berat di bagian atas backpack, seperti: tenda lipat, botol air mineral, bahan makanan pokok, dan kamera. Sisakan ruang kosong di bagian paling atas untuk barang-barang yang akan sering kamu gunakan atau akan sewaktu-waktu kamu butuhkan di tengah perjalanan, di antaranya: makanan ringan, charger, earphone, jas hujan, obat-obatan, senter, tissue, dan pisau atau gunting. Benda-benda tersebut juga dapat kamu simpan di kompartemen samping atau ruang penyimpanan kecil lainnya.

Nah, udah siap packing buat pendakian kamu? Kamu bisa mencicilnya dengan membeli backpack sesuai kebutuhan, lalu mulai memasukkan beberapa keperluan di kompartemen samping. Selamat naik gunung!