/ Tips & Trick /

Modus Penipuan saat Traveling dan Tips Menghindarinya

Siapapun yang mau traveling pasti mau having fun dong?

Tapi jangan lupa, kita harus tetap waspada agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan merusak liburan kamu. Sangat disayangkan sih yaa masih ada beberapa destinasi yang sampai sekarang harus membuat para traveler hati-hati karena pengalaman buruk sebelumnya. Yuk simak beberapa modus penipuan yang pernah dialami para traveler:

1. Tukang foto abal-abal

photo-1442507210693-938e0e77fef2-copy
Photo by Annie Spratt / Unsplash

Modus dengan menawarkan membantu ambilkan foto ini biasanya mengincar traveler yang pergi berdua atau berpasangan. Karna dianggap traveler yang seperti ini akan mudah menerima tawaran karna kesulitan untuk mengambil foto berdua. Ada yang menawarkan mengambilkan foto lalu tiba-tiba menagih bayaran tinggi. Ada pula yang berniat mengambil kamera atau tas kamu saat kamu di posisi siap difoto. Jadi awalnya para penipu ini menawarkan bantuan mengambilkan foto, kemudian mengambil kamera kamu, lalu menawarkan kamu untuk menitipkan tas mu kepada mereka saja agar tidak mengganggu foto. Wah sudah bahaya ini.. saat kamu berjarak dan siap di foto nanti mereka dengan mudah membawa lari barang kalian.

2. Pertunjukkan jalanan

matheus-ferrero-183749-unsplash-copy
Photo by Matheus Ferrero / Unsplash

Biasanya saat city tour di daerah Eropa, banyak seniman jalanan yang bisa kita tonton nih. Sebentar.. bukan salah pertunjukkan jalanannya. Tapi kamu harus ingat, ditempat ramai seperti ini dimana semua perhatian pada si pertujukkan jalanan itu, para pencuri suka beraksi.

Adapun modus lain yang sengaja mengalihkan perhatian kamu seperti menjatuhkan barang didepan mu dan kawanan pencuri lainnya segera mengambil kesempatan di saat kamu lengah.

3. Supir taksi nakal

hitesh-choudhary-558799-unsplash-copy
Photo by Hitesh Choudhary / Unsplash

Yang ini sudah biasa yaa, ada beberapa jasa transportasi yang nakal dengan wisatawan. Biasanya sih memainkan argo atau tidak pakai argo, main patok harga aja. Yang parah bahkan di Eropa ada oknum yang ketika ada wisatawan meminta diantar ke hotel, ia akan berdrama seolah hotel yang dituju wisatawan tersebut sedang bermasalah sehingga harus dialihkan ke hotel lain. Hotel alternatifnya adalah hotel yang sudah bersekongkol dengan si supir taksi ini. Biasanya hotelnya dibawah standard namun mematok harga tinggi karna dirasa traveler ini tidak punya pilihan lain.

Tidak hanya taksi, adapun Bajaj seperti di India, yang menipu para traveler dengan menawarkan mengantar ke pasar dengan harga murah. Namun setelah si traveler naik, malah diantar ke toko souvenir yang ternyata telah menjanjikan komisi kepada Bajaj tersebut ketika membawa customer ke toko tersebut.

4. Petugas pintu masuk tempat wisata

arturo-castaneyra-396447-unsplash-copy
Photo by Arturo Castaneyra / Unsplash

Ada pula modus di tempat-tempat wisata dengan oknum yang berkedok seolah petugas tempat wisata. Dimana ia akan meminta uang kepada traveler sebelum memasukin tempat wisata tersebut padahal tempat tersebut gratis.

Dari beberapa pengalaman di atas, jadi jangan lupa ya untuk kita selalu berhati-hati. Tips yang bisa kamu ikuti adalah:

  1. Jangan pernah tinggalkan tas dimana pun. Bahkan menitipkannya pada orang yang kamu kira baik,
  2. Selalu fokus dimana pun kamu berada, jangan mudah terkecoh. Selalu perhatikan barang bawaan,
  3. Gunakan selalu tranportasi umum yang resmi dan terpercaya, seperti Grab, Uber, atau pesan taksi konvensional resmi melalui telpon hotel atau lainnya.Dan cari informasi sebanyak-banyaknya sebelum melakukan traveling mengenai transportasi yang tersedia di destinasi tujuan. Jika sulit menemukan transportasi online, cari infromasi harga pasaran transportasi konvensional,
  4. Sekali lagi, jangan malas cari tau tentang destinasi yang ingin kamu kunjungi. Seperti tentang apakah diperlukan tiket/biaya masuk sebuah tempat wisata, bagaimana wilayah sekitarnya, budaya, musim, dan lainnya.

Naah, kalau sudah persiapan dari sekarang tidak terlalu kaget nanti jika berada di salah satu kondisi di atas. Intinya sih tetap berhati-hati dan selamat menikmati liburan kamu!

Source: Detik, IDNtimes